Dengan dasar ini satu ramalan ini saja sudah lebih dari cukup untuk membuktikan bahwa Ghulam Ahmad adalah pendusta dan dajjal.
Inilah dia ketika sang pendusta meramal ketika istrinya hamil,
"segala puji bagi Allah yang telah memberiku di masa tuaku 4 orang anak laki-laki dan memberiku kabar gembira dengan anak yang kelima."
'ilham' ini diterima di awal bulan Januari tahun 1903 M. Pada bulan itu, istri Ghulam itu melahirkan anak. Akan tetapi, apa? Seorang anak perempuan, ya, seorang anak perempuan. Dia tidak lama hidup dan meninggal setelah beberapa bulan saja. Sekali lagi, istrinya mengandung sehingga ia mengeluarkan ramalan,
"dilahirkan Ibnul Kiram, dilahirkan Thahar Jamil (sebutan untuk anak laki-laki)"
Bagaimana jadinya setelah itu? Lihat kekuasaan Allah. Bagaimana Ia mengendalikan sang pendusta dan bagaimana ia mendustakannya. Sebulan saja setelah ramalan itu, yakni pada tanggal 24 Juni 1904 M istri Ghulam melahirkan lagi? Seorang bayi perempuan, benar seorang bayi perempuan bernama Amatul Hafizh. Sedangkan Ibnul Kiram Thahar Jamil? Tidak pernah diberhentikan hdilahirkan sama sekali.